Doktrin Musuh Islam SEPILIS Oleh Prof. DR. al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun

Rektor al-Ahgaff University, Prof. DR. al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun dalam jalsah mukshtashor shohih al-Bukhori berkata :

Secara garis besar, para musuh-musuh islam menyuguhkan doktrin sesatnya (baik sekulerisme, pluralisme, liberalisme dan segala macam aqidah serta pemikiran sempalan yang ada) melalui dua langkah utama.

1. al-Ibhaar : mencengangkan/ membuat kagum. Si Target dibuat tercengang dengan segala yang dikemukakan, mulai dari penampilan elegan, bahasa kontemporer, argumentasi yang sistematis, rasionalisasi statemen, gelar akademis, sampai propaganda intelektual. Sehingga target hanya bisa geleng-geleng kepala bak tersihir lantaran takjub dengan apa yang disampaikan. Padahal inti dari semuanya adalah omong kosong.

2. Al-Irhab : Intimidasi dan ancaman. setelah langkah awal dijalankan, si target dintimidasi, ia dibuat merasa terkucilkan jika tidak menerima konsep yang disuguhkan. mereka meneyetir pemikirannya,dan membuat si target beranggapan bahwa argumentasi yang dikemukakan sangat logis dan sitematis, sehingga, jika target berusaha menepis, ia diHantui dengan istilah “ keterbelakangan Intelektual, fanatisme buta, lemah penalaran, katro dll” sehingga si target mau tidak mau hanyut terbawa dengan arus, bahkan tanpa disadari ia telah menginjak lumpur kesesatan karena mengadopsi pemikiran tersebut dan menjadikannya sebuah keyakinan.

Oleh karena itu, yang pertama kali harus kita tanamkan sebagai seorang muslim (khususnya ahlusunnah wal jama’ah) adalah meyakini kesempurnaan agama ini dan segala konsep yang diajarkannya, sehingga tatkala kebingungan saat dihadapi dengan kerincuan-kerincuan (syubuhaat) soal islam dan aqidah ini, yang pertama harus ia lakukan adalah menolaknya dari hati dan pikiran , kemudian Ajukan kerincuan itu kepada orang yang Alim sehiinga terjawablah gundah gulana serta keraguan yang ada, tanpa harus terpengaruh dengan doktrin-doktrin yang menyimpang dari ajaran islam. (intaha au ma fi hadza al-ma’na)

Posted on March 20, 2014, in MasakanNyokap and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Berikan Komentar Anda Tentang Artikel Ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: